Friday, October 05, 2012

Nasihat dari Khalil

Sedang enak membaca Debu Cinta Bertebaran, dalam bab yang hampir akhir ini, penulis memetik sebuah sajak Khalil Gibran yang indah. Sebuah nasihat yang ditulis Khalil pabila ditanya tentang persahabatan.

Dalam novel ini, Rivai menyalin sajak ini dalam surat yang mahu dikirimkan kepada Deanne.

Persahabatan

Sahabatmu berarti kebutuhan yang dipenuhi
Dia adalah ladang tempat kautebarkan cinta
Dan berpanen dengan rasa terima kasih

Dan apabila dia bungkam tak berkata,
janganlah hatimu berhenti
mendengarkan degup kalbunya.
Sebab tanpa kata-kata, dalam persahabatan, segala pikiran,
segala hasrat keinginan, segala harapan, dilahirkan dan 
dirasakan bersama-sama,
dengan kenikmatan diam-diam.

Jika kau berpisah dari sahabatmu, janganlah bersedih hati,
sebab apa yang kau paling cintai pada dirinya
'kan lebih jelas pada saat-saat dia tiada, laksana bukit
bagi si pendaki, kian jelas di dataran lapang.

Dan kehendaknya tiada tujuan lain dari persahabatan
kecuali kemantapan rohani kita.
Sebab cinta yang mencari hal lain daripada terbukanya
rahasianya sendiri, bukanlah cinta melainkan suatu jaringan yang dibentangkan;
   dan hanya yang merugikan yang tertangkap.