Asalnya dari tanah orang-orang pilihan

Bila terdengar masnawi ciptaan maulan
Ku bunuh nafsu lebur rantainya dari badan
Hingga hilang bangga diri
Berani hidup berani mati
Bagai musafir bertemu janji
Ini Darwis sudah gila berahi
Kita tak rindu pada siasah dunia
Perangkapnya membuat manusia hampa
Untuk bertemu impian bukan percuma
Mengorbankan yang tersangat kita cinta
Bagai Yunus di makan paus
Ibrahim tak makan api
Bertemu kekasih di malam kudus
Luka di badan tak terasa lagi
Pukullah rebana jantungku
Bersyairlah maulana
Aku mabuk hakiki
Mendengar suaramu...

Sayang........
Pada mereka yang tak mengerti
Sayang........
Pada hati tertutup mati
Bagai sangkar tanpa penghuni
Burung berharga terlepas lari
Rindu...
Kembali bertemu
Hatiku merindukan pemiliknya
Rindu...
Kembali bersatu
Kembali bersatu dengan yang di kasihi
Rindu...
Kembali bertemu
Hatiku merindukan pemiliknya
Rindu...
Kembali bersatu
Kembali bersatu dengan kekasih....
Lagu dan Lirik : M.Nasir
Ini salah satu lagu M. Nasir yang sangat saya suka. Lagunya membawa saya jauh ke dalam diri, larut dalam puisi-puisi Jalaludin Rumi. Melihat video-video tarian Rumi juga entah kenapa, membuatkan bulu roma saya meremang. Haha. Teringin sekali nak menonton tarian Rumi secara live.
Setelah Setahun Kesunyian
Tentang seseorang di pintu Sang Kekasih
dan mengetuk. Ada suara bertanya, “Siapa di sana?”
Dia menjawab, “Ini Aku.”
Sang suara berkata, “Tak ada ruang untuk Aku dan Kamu.”
Pintu tetap tertutup
Setelah setahun kesunyian dan kehilangan, dia kembali
dan mengetuk lagi. Suara dari dalam bertanya, “Siapa di sana?”
Dia berkata, “Inilah Engkau.”
Maka, sang pintu pun terbuka untuknya.
Jalaludin Rumi

No comments:
Post a Comment