Tuesday, February 03, 2009

BILA RUMI MENARI

Kita menari bukan sebarang tarian
Asalnya dari tanah orang-orang pilihan

Bila terdengar masnawi ciptaan maulan
Ku bunuh nafsu lebur rantainya dari badan

Hingga hilang bangga diri
Berani hidup berani mati
Bagai musafir bertemu janji
Ini Darwis sudah gila berahi

Kita tak rindu pada siasah dunia
Perangkapnya membuat manusia hampa
Untuk bertemu impian bukan percuma
Mengorbankan yang tersangat kita cinta

Bagai Yunus di makan paus
Ibrahim tak makan api
Bertemu kekasih di malam kudus

Luka di badan tak terasa lagi

Pukullah rebana jantungku
Bersyairlah maulana
Aku mabuk hakiki
Mendengar suaramu...


Sayang........
Pada mereka yang tak mengerti
Sayang........
Pada hati tertutup mati
Bagai sangkar tanpa penghuni
Burung berharga terlepas lari


Rindu...

Kembali bertemu
Hatiku merindukan pemiliknya
Rindu...
Kembali bersatu
Kembali bersatu dengan yang di kasihi
Rindu...
Kembali bertemu
Hatiku merindukan pemiliknya
Rindu...
Kembali bersatu

Kembali bersatu dengan kekasih....

Lagu dan Lirik : M.Nasir


Ini salah satu lagu M. Nasir yang sangat saya suka. Lagunya membawa saya jauh ke dalam diri, larut dalam puisi-puisi Jalaludin Rumi. Melihat video-video tarian Rumi juga entah kenapa, membuatkan bulu roma saya meremang. Haha. Teringin sekali nak menonton tarian Rumi secara live.


Setelah Setahun Kesunyian

Tentang seseorang di pintu Sang Kekasih
dan mengetuk. Ada suara bertanya, “Siapa di sana?”
Dia menjawab, “Ini Aku.”
Sang suara berkata, “Tak ada ruang untuk Aku dan Kamu.”
Pintu tetap tertutup

Setelah setahun kesunyian dan kehilangan, dia kembali
dan mengetuk lagi. Suara dari dalam bertanya, “Siapa di sana?”
Dia berkata, “Inilah Engkau.”
Maka, sang pintu pun terbuka untuknya.

Jalaludin Rumi

No comments: