Friday, April 05, 2013

Hujan & Tak Sepadan

Di luar hujan. Renyai-renyai. Dan ketika hujan begini, rasa sayu tiba-tiba datang sendiri. Boleh jadi memang begitu padanannya; hujan dengan sedih dan sayu, matahari dengan cahaya gembira dan harapan, malam dengan rindu dan ingatan.

Jadi entah kenapa pula dalam tempias renyai-renyai hujan, saya terkenangkan baris akhir puisi Chairil Anwar - Karena kau tidak ‘kan apa-apa / Aku terpanggang tinggal rangka.

Kerana mungkin hujan datang dengan sayu, dan ketika pertama kali terbaca sajak ringkas ini, saya dapat merasakan kesayuannya...


TAK SEPADAN


Aku kira:

Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros

Dikutuk-sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu juga pintu terbuka

Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka

Chairil Anwar

No comments: